9.18.2009

 Penemu Mesin Diesel

SOBAT-SOBAT, tahukah kamu... penemu mesin diesel adalah Rudolf Diesel. Rudolf Diesel lahir dengan nama lengkap, Rudolf Christian Karl Diesel, 18 Maret 1858 di Paris, Sejak kecil dia dikenal sebagai seorang yang jenius. Pada 1870, Rudolf menerima penghargaan medali perunggu dari Sociate Pour L`Instruction Elementaire. Rudolf melanjutkan sekolah di Gewerbsschule, Augsburg, Jerman. Pada 1872, Rudolf mulai dikenal dan diakui sebagai calon mekanik handal. Dia melanjutkan ke Universitas Teknik Muenchen. Selama kuliah di Muenchen, dia mengukir banyak prestasi cemerlang. Di antaranya pada 1878, bersama profesornya, Rudolf berhasil merancang suatu cetak biru (blueprint) mesin uap dengan efesiensi tertinggi yang pernah ada pada saat itu. Dia juga mulai menulis beberapa makalah dan diterbitkan untuk umum. Rudolf kemudian bekerja sebagai mekanik di perusahaan Sulzer di Winterthur, dan mengembangkan mesin pembuat es.

Pada 1880, Rudolf berhasil menyelesaikan ujian akhir kesarjanaannya sebagai insinyur mesin, dan menjadi lulusan terbaik. Setelah lulus, dia memutuskan untuk pindah dan menetap di Paris. Dia mendirikan cabang perusahaan mesin pembuat es. Pada 1881, perusahaan tempat Rudolf bekerja mengangkatnya sebagai direktur pabrik. Di tahun yang sama, Rudolf bertemu dengan Heinrich Buz, seorang Direktur Permesinan Augsburg. Mereka berdua sepakat menguji coba dan mengembangkan suatu sistem permesinan pembuat es bening. Di tahun itu juga Rudolf menerima sertifikat hak paten pertamanya atas temuannya membuat klareis dalam botol.

Tahun 1883, Rudolf mulai membangun pabrik es besar di Paris. Setahun kemudian, rencana pengembangan mesin amoniak mulai dikerjakan. Tahun 1887, gagasan tentang mesin penyerap amoniak untuk keperluan usaha menengah mulai terwujud. Pada saat inilah, Rudolf membuktikan teori gelombang elektromagnetik pada putaran tinggi per detik. Pada tahun 1892, Rudolf menerima hak paten atas penemuan cara kerja mesin pembakaran dalam (Internal Combustion Engine).

Sepanjang tahun 1897 adalah tahun yang sibuk bagi Rudolf. Dia melakukan perjalanan ke Skotlandia, lalu ke Paris untuk membuat satu pesawat terbang. Pada 1898, Rudolf mendirikan pabrik diesel di Augsburg. Empat contoh mesin awalnya segera dipamerkan di Pekan Raya Muenchen, dan dia berhasil menyelesaikan mesin diesel pertama dengan kompresor untuk perusahaan Deutz AG.

Pada saat itu, pabrik mesin diesel pertama di Amerika selesai dibangun. Pada 1899, untuk yang pertama kalinya mesin diesel digunakan di lapangan pengeboran minyak di Gailizien. Abad ke-20, tepatnya tahun 1900, pabrik mesin diesel pertama di London diresmikan.

Pada abad ke-20, tepatnya tahun 1900, pabrik mesin diesel pertama di London diresmikan. Peragaan mesinnya di Pekan Raya Paris mendapatkan sambutan istimewa mendapatkan hadiah utama.

Karena semakin sering sakit, pada tahun 1901, Rudolf pindah ke pemukiman yang lebih segar di Muenchen. Pada tahun 1905, mesin diesel mulai digunakan sebagai mesin kereta api. Dan puncak prestasinya pada tahun 1910, ketika dia tampil di Pekan Raya Paris dengan memamerkan rancang bangun mesin diesel yang digerakkan dengan bahan bakar minyak kacang dan minyak ganja. Dua tahun kemudian (1912), ketika berpidato menerima hak patennya atas mesin barunya tersebut, dunia mencatat pernyataannya yang paling bersejarah tentang masa depan mesin yang dijalankan dengan bahan bakar minyak nabati, yang sekarang dikenal sebagai biodiesel. Dan mesin biodesel itu disempurnakan lagi oleh Ludwig Elsbett.

Rudolf Diesel meninggal secara misterius dan mengenaskan di Selat Inggris, pada tahun 1913. Dia terjatuh dan tenggelam secara misterius. Hingga kini tidak diketahui pasti sebab peristiwa kecelakaan tragis itu.

Nah, sekarang kita sudah bisa menikmati hasil karya Rudolf Diesel. Tinggal bagaimana cara menciptakan mesin yang lebih irit lagi agar bisa lebih hemat BBM. Atau, kita belajar lebih giat lagi agar dapat menandingi kecerdasan Rudolf Diesel. (Abang Ervan Farid/dari berbagai sumber)***

Dikutip dari Harian Pikiran Rakyat

Related Posts by Categories